INFO DUNIA PEMADAM

Isi Ulang Tabung Pemadam Api

Tips Isi Ulang APAR

Tips isi ulang APAR – APAR adalah singkatan dari Alat Pemadam Api Ringan. Di Indonesia sendiri, pemerintah menetapkan peraturan terkait kewajiban refill (isi ulang) tabung APAR. Peraturan isi ulang tabung APAR dipaparkan dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 4, tahun 1980. Peraturan tersebut menyatakan bahwa tabung APAR harus di isi ulang (refill) 2 tahun sekali. Pemerintah menerapkan aturan ini guna menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. Tabung APAR yang kosong atau sudah expire tidak bisa digunakan lagi, sehingga berbahaya jika kebakaran terjadi. Berikut ini kami berikan tips isi ulang APAR yang tentunya sangat berguna untuk Anda.

Kapan waktu yang tepat untuk isi ulang apar?

Ingat 2S, Adalah Waktu yang Tepat untuk Isi Ulang Tabung Pemadam APAR. Proses isi ulang tabung pemadam api tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada waktu-waktu yang tepat dan proporsional untuk melakukan proses isi ulang. Adapun waktu ataupun periode yang tepat untuk melakukan proses refill pada tabung APAR adalah sebagai berikut:

  1. Setelah APAR Digunakan Sekali untuk Memadamkan Api
  2. Setelah Media Racun Api Expired (Kadaluarsa)

1. Setelah APAR Digunakan Sekali untuk Memadamkan Api

Berbeda dengan botol-botol air mineral jernih yang bisa tembus pandang, tabung APAR tidak demikian. Tabung APAR yang sudah dipergunakan sekali saja untuk memadamkan kebakaran ringan, sudah harus langsung diisi ulang. Anda tidak bisa melihat jumlah gas dalam tabung tersebut. Yang bisa Anda lakukan adalah membawanya pada jasa isi ulang. Penyedia jasa isi ulang APAR akan menimbang berat tabung tersebut. Misalnya tabung dengan kapasitas 5 Kg, telah menjadi 1 Kg setelah pemakaian. Maka penyedia jasa isi ulang APAR akan langsung melakukan proses isi ulang tabung pemadam apar sesuai dengan kebutuhan. Jangan pernah menunda-nunda untuk melakukan isi ulang tabung APAR yang sudah expired, pernah digunakan atau bahkan kosong. Anda tidak mungkin menanggulangi kebakaran berskala ringan lagi jika hanya memiliki APAR yang kosong atau yang sudah expired. Mencegah adalah lebih baik daripada mengobati. Guna mencegah kemungkinan terjadinya kebakaran skala berat, pastikan mengisi ulang APAR setelah expired atau digunakan.

2. Setelah Media Racun Api Expired (Kadaluarsa)

Meskipun Anda merasa belum pernah menggunakan APAR selama beberapa tahun, APAR tersebut tetap harus diisi ulang. Ini dikarenakan tabung pemadam api dengan bahan isian yang kadaluarsa, tidak akan berfungsi dengan baik dalam memadamkan api. Tabung pemadam apar dry powder akan menggumpal ketika expired, tabung pemadam apar berisi foam sudah akan encer ketika kadaluarsa. Gas clean agent juga tidak akan mengeluarkan gas lagi. Waktu penggantian isi tabung pemadam harus diisi setiap 2 tahun sekali. Proses refill pemadam apar bisa dilakukan kurang dari batas tersebut atau sesuai dengan yang tertera pada sticker masa expired tabung pemadam apar tersebut.

Cara isi Ulang APAR yang tepat

Anda wajib tahu bawa proses ataupun metode pengisian APAR berbeda-beda. Semuanya tergantung dari media ataupun isian APAR yang akan diisi ulang. Pengisian APAR tidak bisa dilakukan secara pribadi. Anda harus menggunakan jasa isi ulang tabung pemadam yang terpercaya dan berkualitas. Berikut ini kami jelaskan cara isi ulang APAR, prosesnya adalah sebagai berikut:

  1. Proses Pengeluaran Sisa Bahan Media Racun Api (Pembersihan).
  2. Pembukaan Valve.
  3. Pengisian Media APAR pada Tabung Kosong.
  4. Pengecekan Seluruh Komponen Tabung APAR.
  5. Penimbangan Tabung APAR.
  6. Mengetes Kebocoran Tabung APAR.
  7. Memasang Segel Tabung Pemadam APAR Siap Pakai.

1. Proses Pengeluaran Sisa Bahan Media Racun Api (Pembersihan)

Sebelum tabung APAR diisi ulang, media atau isian APAR harus dikosongkan secara tuntas (dibersihkan) terlebih dahulu. Proses pengeluaran media APAR dilakukan dengan menekan tuas di tabung APAR. Ketika tuas ditekan, nitrogen serta media APAR akan keluar perlahan.

2. Pembukaan Valve

Proses pengeluaran sisa bahan sebelumnya akan mempermudah pembukaan valve (tuas tabung APAR). Tuas tabung APAR bisa diputar dan terlepas dengan lebih leluasa ketika tabung APAR kosong. Maka dari itu para petugas isi ulang tabung APAR, selalu mengosongkan tabung pemadam terlebih dahulu. Hal tersebut dikarenakan valve akan sangat sulit dibuka ketika tabung pemadam apar belum sepenuhnya kosong. Khusus untuk tabung pemadam yang menggunakan media powder, biasanya petugas akan membutuhkan tenaga ekstra. Ini dikarenakan media dry chemcial powder cenderung menjadi gumpalan. Adanya gumpalan tersebut bisa menyulitkan dan menghambat proses pembersihan tabung terutama pembukaan valve.

3. Pengisian Media APAR pada Tabung Kosong

Setelah tabung sudah dipastikan kosong dan bersih, serta valvenya telah terbuka, petugas bisa melakukan isi ulang tabung pemadam api. Selain melihat label yang menyatakan berat atau ukuran tabung, petugas biasanya menimbang tabung apar terlebih dahulu. Ini dimaksudkan untuk memeriksa dan memastikan berat tabung pemadam  apar sebelum diisi ulang media racun api. Petugas akan melakukan proses isi ulang tabung pemadam APAR dengan peralatan yang tersedia. Proses pengisian tabung pemadam api memang harus dilakukan oleh petugas khusus. Ini dikarenakan petugas yang sudah terlatih akan melakukannya dengan tepat, aman, dan terukur dengan baik.

4. Pengecekan Seluruh Komponen Tabung APAR

Setelah petugas melakukan proses isi ulang tabung pemadam APAR, petugas akan memeriksa semua komponen tabung pemadam api. Petugas akan memeriksa keadaan tabung pemadam api secara menyeluruh mulai dari segel, selang handgrip, bahkan cat tabungnya. Ini bertujuan agar tabung APAR bisa kembali digunakan secara efektif setelah proses isi ulang tabung pemadam api tanpa kendala apapun.

5. Penimbangan Tabung APAR

Setelah tabung pemadam api telah dikosongkan, dibuka valvenya, diisi ulang media racun api, dan diperiksa seluruh komponennya, tabung akan segera ditimbang. Penimbangan ini bertujuan untuk memeriksa media tabung sudah terisi penuh dan sesuai dengan label pada tabung APAR.

6. Mengetes Kebocoran Tabung APAR

Proses ini menjadi sangat penting jika mengingat akibat kalau salah penggunaan. Tes tabung APAR yang digunakan dengan menggunakan media kolam air untuk mengetahui adanya buliran gas atau tekanan N2 yang keluar dari tabung pemadam APAR. Ada alat khusus yang digunakan untuk pengetesan adalah Hydrotest. Fungsinya adalah untuk mengetahui kondisi tabung tersebut bahwa berada dalam kondisi dan keadaan prima serta baik-baik saja.

7. Memasang Segel Tabung Pemadam APAR Siap Pakai

Segel atau seal yang dipakai untuk tabung APAR adalah kabel tis khusus untuk mengunci pin dengan tuas apar. Untuk penggunaannya perlu menarik kunci atau segel tersebut. Kemudian menekan tuas pegangan dengan tangan utama, sedangkan tangan yang lain mengarahkan selang APAR ke sumber api. Cara tersebut merupakan standar untuk menggunakan tabung pemadam kebakaran. Anda dapat melihat instruksi itu pada label yang tertera. Itulah semua proses yang harus dijalankan dalam melakukan isi ulang APAR.

Setelah membaca artikel tips isi ulang apar ini, Anda tentunya menjadi lebih paham pentingnya melakukan isi ulang APAR setelah digunakan atau setelah media APAR memasuki masa expired. Anda juga bisa melakukan isi ulang APAR di CV INDORAYA SEMBILAN, didukung dengan tenaga professional yang menjamin kualitas pengisian ulang tabung Anda. Segera hubungi kami untuk mendapatkan penawaran yang menarik.

Selain itu kami juga menyediakan Alat Pemadam Api INOS, untuk berbagai keperluan Anda. Kami melayani perorangan maupun perusahaan serta instansi pemerintahan, jangan ragu untuk konsultasikan segala kebutuhan sistem proteksi kebakaran Anda, tim kami akan merespon segera.

Tabung Pemadam Api INOS
Fast Response